Wakil Rektor I Buka Seminar Nasional Magister Teknik Sipil UMI

0
0 views

MAKASSAR, DIKITA.id – Magister Teknik Sipil Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Seminar Nasional secara offline di Hotel Swiss Bell, Jalan Boulevard, Makassar, Rabu (19/1/2022).

Kegiatan yang bertajuk ‘Mendorong kemandirian pembangunan berkelanjutan menuju smart city’ ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Seminar nasional yang menghadirkan para pakar dan praktisi pembangunan berkelanjutan ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Sumber Daya Pembelajaran UMI Dr Ir Hanafi Ashad MT IPM.

Narasumbernnya antara lain adalah Ketua Pakar Transportasi Indonesia Prof Ir Agus Taufik Mulyono MT, Ketua MTI Sulawesi Selatan Ir H Lambang Basri Said MT PhD, Guru Besar Institut Teknologi Bandung Prof Ir Amrinsyah Nasution MSCE PhD.

Kemudian, Kasubdit Wilayah III Direktorat Bina Operasidan Pemeliharan Ditjen Sumber Daya Air Kementrian PUPR Ir Mohammad Kotra Nizam Lembah, dan Guru Besar UGM Prof Dr Ir Budi Santosa Wigyusukarto Dip HE, serta dipandu oleh Moderator Dr Ir Mas’ud SAR MSc dan Dr Ir Mukhtar Tahir Syarkawi MT.

Dalam sambutannya, Hanafi Ashad mengungkapkan, membangun sebuah kota yang cerdas (smart city) bukan perkara membangun teknologi yang canggih saja, namun lebih kepada membangun mindset dan pola pikir masyarakat untuk berpikir tentang sebuah kota yang maju dengan konsep pembangunan yang berkelanjutan (sustainable development).

“Dalam hal ini, orientasi pembangunan yang diinginkan memiliki tujuan jangka panjang bagaimana menggunakan potensi dan sumber daya yang ada tidak habis dan rusak digunakan dalam jangka pendek.,” katanya.

Mantan Dekan Fakultas Teknik (FT) UMI ini berharap, kegiatan ini diikuti secara baik, sebab akan banyak manfaat yang bisa diterima oleh peserta seminar.

Sementara itu, Kepala Program Studi Magister Teknik Sipil UMI, menjelaskan, kegiatan ini merupakan program bersertifikat yang menjadi syarat untuk mahasiswa Magister Teknik Sipil UMI.

“Kegiatan ini merupakan inovasi baru berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan smart city. Manfaatnya untuk mahasiswa saya kira banyak sekali terutama dalam bidang akademik. Ini adalah kegiatan bersertifikasi wajib sebagai syarat untuk mahasiswa Magister Teknik Sipil di Pascasarjana UMI,” jelasnya.

Peserta pada kegiatan ini berjumlah 80 orang mahasiswa Magister Teknik Sipil UMI angkatan 20 dan 21. Selain dari mahasiswa, dilaporkan juga, peserta dari dosen dan tamu undangan berjumlah 70 orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here