Sejumlah Kader dan Dua Bakal Calon Ketua HMI, Tolak Pemilihan

0
Ket. Gambar : Salah satu famplet yang disebarkan disocial media oleh kader-kader HMI Komisariat St. Fatimah Cab. Manakarra sebagai aksi penolakan terhadap penyelenggaraan RAK

MAMUJU – lensasulawesi.id – Selain kader, Proses pemilihan ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) komisariat St. Fatimah cabang manakarra juga menuai aksi penolakan dari dua bakal calon ketua umum yang akan bersaing pada pemilihan tersebut yakni Nuraida jamil dan Khaerunnisa. Selasa (14/09/2021)

Keduanya menyesalkan tindakan dari jajaran pengurus cabang yang dianggap menciderai proses kontekstasi ditingkat komisariat dengan menggelar RAK secara tersembunyi dan tiba-tiba tanpa sepengetahuan kader.

“Tentu saya sangat menyesalkan kejadian ini apalagi sampai melibatkan pengurus cabang. Padahal, mulai dari rencana pelaksanaan RAK yang tidak terbuka, sampai pada waktu dan tempat kegiatan semuanya tidak pernah diumumkan kepada kami”, Terang Ida

Lanjut dikatakan, kehadiran sejumlah pengurus cabang yang ikut mengaminkan tindakan tersebut adalah betuk kemunduran moral yang tak semestinya dipertontonkan kepada kader. Apalagi sampai membohongi kader dengan dalih yang tidak jelas” Tutup Aida dengan nada kecewa

Ket Photo : Nuraida Jamil dan Khairunnisa (Bakal calon ketua HMI Cabang Manakarra Komisariat St. Fatimah)

Ditempat terpisah, Khaerunnisa yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, dengan tegas menyampaikan bahwa digelarnya pemilihan secara tertutup oleh pengurus cabang dan beberapa senior komisariat adalah merupakan kemunduran berfikir ditengah keterpurukan HMI Cabang manakarra. dan sebagai kader, jelas ini tak dapat kami terima”, Tulisnya

Hingga berita ini ditulis, aksi penolakan dari sejumlah kader dan anggota HMI komisariat St. Fatimah mamuju terus disuarakan dengan menyebar Famplet disocial media yang bertuliskan “Selamatkan HMI, Tolak RAK Ilegal”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here