BPBD: Banjir Sondoang Karena Pintu Bendungan Kalukku Terlambat Dibuka

1
Jembatan gantung penghubung dusun Kasso, Desa Sondoang terputus akibat dilanda banjir, Jumat (3/9/2021). (Foto: Facebook Polsek Kalukku)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJUBanjir melanda Desa Sondoang, kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Jumat, 3 September 2021. Sekira pukul 01.00 WITA, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai Kalukku meluap dan merendam 250 rumah warga di 4 (empat) dusun; salukaha, Rantedango, Kasso, Palado.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju mengungkapkan sala satu peyebab air meluap ke pemukiman warga karena pintu bendungan Kalukku terlambat dibuka. Akibatnya sampah dan batang kayu yang dibawah arus sungai menumpuk di pintu keluar air bendungan.

Hingga saat ini dusun kasso dilaporkan masih terisolasi karena akses jalan jembatan penghubung ke wilayah bagian sebrang sungai ini terputus.

Kepala BPBD, Muh. Taslim, menghimbau masyarakat tetap waspada terhadap banjir susulan, mengingat hujan masih turun dan langit masih terlihat gelap dibagian hulu Kalukku.

“Penyebab banjir saya kira karena intensitas hujan yang tinggi, kemudian pintu air bendungan yang tadi malam sempat terlambat dibuka,” terang Muh. Taslim saat ditemui di lokasi banjir, Jumat (3/9), di Desa Sondoang,

Ketinggian air diperkirakan hingga 1 meter. Data dari BPBD, sekira 900 jiwa atau 231 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak akibat dari bencana ini. Beruntung tidak ada korban jiwa. Sejumlah relawan dari berbagai daerah telah masuk menyalurkan bantuan logistik : dari ormas hingga partai politik.

Berdasarkan pantauan redaksi, sebagian warga terlihat sudah membersihkan rumahnya. Namun masih ada yang memilih untuk mengungsi di tempat yang lebih tinggi karena khawatir adanya banjir susulan.

Reporter: Ahmad Nur

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here