Ambruk Diguncang Gempa, RS Mitra Manakarra Dibangun Kembali

0
Bupati Mamuju, St. Sutinah Suhardi, secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan rumah sakit Mitra Manakarra.l, Selasa (18/5). (foto: Humas Pemkab Mamuju)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Bupati dan Wakil Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi dan Ado Mas’ud menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Mitra Manakarra di Jalan Pontiku, Mamuju. Selasa (18/5/2021).

Gedung Rumah Sakit Mitra Manakarra merupakan salah satu bangunan yang luluh lanta saat gempa 6.2 SR  yang menguncang Sulawesi Barat, 15 Januari lalu. 3 bulan berselang, PT Mitra Husada Manakarra perusahaan pemilik RS Mitra Manakarra kembali berbenah.

Sutinah menyambut baik pembangunan rumah sakit tersebut. Menurutnya, kehadiran Mitra Manakarra sangat membantu pemerintah, apalagi disituasi pasca bencana gempa bumi.

“Peribahasa habis gelap terbitlah terang sangat pantas menjadi penggambaran bagaimana harapan kita semua terhadap hadirnya kembali RS Mitra Manakarra sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang representatif di Sulawesi Barat. Kita belum pulih, tapi kita tidak menyerah. Itu penegasan saya sebagai Bupati Mamuju sebagai gambaran kondisi saat ini, bahwa berbagai upaya telah kita lakukan untuk dapat segera bangkit dari dampak bencana alam gempa bumi dan bencana non-alam Covid-19,” tutur Sutinah.

RS Mitra Manakarra dirancang untuk bisa menahan gempa hingga magnitudo 8,5. Dengan luas 2300 meter, semua konstruksinya menggunakan besi ulir U32, beserta beton minimum K225. Sebagian K250. Pondasi tapak dengan kombinasi poer plat. Peletakannya semua elemennya simetris. Jarak antar tiang seragam 6 meter. Ini memberikan keyakinan bahwa kita akan aman. Jangan takut ke Mitra. Kami menjamin konstruksinya tahan  gempa.

“Kita di Mamuju sangat beruntung memiliki figur yang senantiasa mencurahkan  perhatian dan energinya untuk terus memperbaiki daerah ini. Untuk itu, saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Mamuju menyampaikan rasa terimakasih kepada Bapak SDK, atas komitmen yang begitu kuat untuk terus mendorong kemajuan Bumi Manakarra,” jelasnya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT Mitra Husada Manakarra, Dr Suhardi Duka, mengungkapkan, konsep yang diusung adalah The Art of Living and Harmony. Yakni konsep bangunan yang sejuk dan ramah lingkungan serta memudahkan interaksi masyarakat yang harmonis. (Adv/Kominfosandi)

Reporter: Ahmad Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here