Satker Penyedia Perumahan Sulbar ‘Tega’ Pecat Pegawai Tanpa Gaji

0
Foto: Facebook BPPW Sulawesi Barat

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Pada 15 Januari 2021 lalu, Kepala Satuan Kerja (Satker) Penyedia Perumahan Sulawesi Barat: Iskandar Ismail, dilaporkan ke Ombudsman oleh pegawainya. Dilaporkan karena diduga memecat pegawai tanpa gaji. Mereka adalah Naim Mizar (28 tahun) dan Ilham (46 tahun).

Ilham menilai kebijakan Iskandar tidak beralasan dan mengabaikan hak pegawai selama sebulan. Apalagi hal itu dilakukan pasca bencana gempa bumi Sulbar 6,2 magnitudo (15/1). Dia mengaku masih mendapat SK yang diterbitkan pertanggal 4 Januari 2021 (berlaku sampai 31 Desember 2021). Namun, diusulkan untuk diberhentikan pada 9 Februari 2021.

“Kami kan diusulkan untuk diberhentikan bulan februari, seharusnya gaji kami di januari itu dibayar. Tapi Jangankan gaji, dana bantuan korban gempa dari Dharma Wanita PUPR untuk staf yang terdapak gempa pun tidak diberikan ke kami, padahal kami masuk dalam terdaftar penerima,” kata Ilham.

Tim Ombudsman Sulbar menjelaskan, sudah mendatangi kantor Satuan Kerja (SNVT) Penyedia Perumahan Sulbar, rabu kemarin (10/3), tapi belum mendapatkan keterangan apapun.

“Tahap pemeriksaan pak, namun informasinya Kasatker tidak berada ditempat sehingga belum banyak info yang bisa kami sampaikan,” kata Sekar saat dikonfirmasi, rabu malam (10/3)

Untuk itu, pihak Ombudsman akan melayangkan undangan pemerikasaan; memanggil Iskandar Ismail untuk dimintai keterangan. “Laporan yang kami terimah sedang dalam proses, dan kami akan mengundang Kasatker,” pungkas Sekar.

Terpisah, Wakil ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (Permahi) Cabang Mamuju: Akbar, menegaskan pihaknya akan terus mengawal kasus tersebut hingga ke pusat.

“Jelas ini adalah tindakan yang cacat prosedural, kami akan terus mengawal prosesnya bahkan sampai kepusat sekalipun” tegas Akbar.

Sementara, kru LS berusaha mengkonfirmasi Kepala Satuan Kerja Penyedian Perumahan Sulawesi Barat: Iskandar Ismail, namun belum membuahkan hasil. Sejumlah pesan WhatsApp dan panggilan telepon redaksi tidak dijawab. (LS)

Reporter: Amirullah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here