Pria di Mamuju Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jeruk

1
Korban ditemukan warga sudah tidak bernyawa, tergantung di pohon jeruk, Jumat (5/3), di kebun sala seorang warga kecamatan kalukku. (foto: WA)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Warga geger; Yoris Abrian (21 tahun) ditemukan tewas tergantung di atas pohon jeruk menggunakan tali, Jumat (5/3), pukul 14.00, di lingkungan Balatedong, kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Yoris ini terbilang masih muda. Kulitnya putih, rambutnya hitam — ditemukan warga sudah tidak bernyawa dengan mengenakan baju kaos putih dan celana pendek hitam.

Kapolsek Kalukku, Iptu Sirajuddin, melalui laporan polisinya menjelaskan — Yoris ditemukan pertama kali oleh Kepala Lingkungan Balatedong, Illang (42 tahun), di lokasi perkebunan milik Mursidin.

Illang yang semula berniat ke empang miliknya tepaksa kembali dan melaporkan kejadian tersebut kepada warga.

Polisi lalu membawah jenazah Yoris ke Puskesmas Tampa’ padang untuk divisum. Namun, dokter tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban kecuali jeratan tali yang membekas di lehernya.

Diduga korban bunuh diri. “Adapun penyebab korban gantung diri masih kami dalami penyebanya,” kata Kapolsek Kalukku, Iptu Sirajuddin.

Sirajuddin juga menjelaskan, ayah korban yang bernama Polman masih melihat Yoris makan siang di rumahnya sekira pukul 11.30 wita. “Kemudian korban keluar rumah tanpa sepengetahuan saksi dan keluarga,” sambung Sirajuddin.

Menurut polisi, pihak keluarga korban menganggap kejadian itu sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi. “Rencananya korban akan disemayamkan di rumah orang tuanya,” tutup Sirajuddin. (LS)

Reporter: Ahmad Nur

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here