Klaim 85 Alat Bukti, Permohonan Petahana Mamuju Diyakini Ditolak MK

0
Mahkamah Konstitusi. (foto.net)

LENSASULAWESI.ID, JAKARTA – Sengketa Pilkada 2020. Kuasa hukum pasangan calon bupati Mamuju terpilih, Sutinah Suhardi-Ado’ Mas’ud yakin permohonan pasangan incumbent, Habsi-Irwan, selaku pemohon ditolak oleh MK. Pihaknya mengaku memiliki 85 alat bukti yang sudah diajukan ke MK dan akan dibacakan selaku pihak terkait pada hari ini, Kamis (4/2), pukul 14.00, di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jl. Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

“Dengan bukti yang kami ajukan sebanyak 85 alat bukti kami sangat optimis, permohonan Pemohon tidak dapat diterima atau nantinya pada putusan akhir permohonan Pemohon akan ditolak,” kata Dedi Bendor, S.H, M.H via whatshaApp pribadinya, Rabu (3/2).

Dalam sidang lanjutan (ke-2) yakni mendengarkan keterangan pihak KPU Mamuju selaku termohon setelah pembacaan permohonan pemohon pada, jumat lalu (29/1). Dedi berharap proses persidangan dapat berjalan dengan aman & kondusif.

Dedi Bendor juga menyampaikan dorongan semangat untuk warga Majene-Mamuju yang dilanda bencana gempa bumi. “Kami berharap warga dan keluarga kami di Mamuju tenang menghadapi cobaan ini, dan berdoa semoga keadaan segera normal kembali,” pungkasnya Dedi.

Reporter: Ahmad Nur (LS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here