Dikalungi Sekomandi, Tobara’ Kalumpang Dukung Sutinah di Pilkada

0
Calon Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, menggelar kampanye terbatas, Selasa (3/11), di Desa Kondobulo, Kecamatan Kalumpang, Mamuju. (foto: Shirman)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Calon Bupati Sutinah Suhardi mengunjungi beberapa desa di Kecamatan Kalumpang, Selasa 3 November 2020. Karena kondisi dan akses jalan yang kurang baik, istri dari Kapolres Sukoharjo itu harus berjalan kaki – melewati tanjakan dan jembatan dengan jarak cukup jauh.

Meski melelahkan, namun antusias masyarakat Kalumpang yang menyambut kedatangannya membuat putri Suhardi Duka itu senyum sumringa. Seperti di Desa Kondobulo: dia disambut dengan pengalungan sekomandi oleh tobara’ (orang yang dituakan), Nyonya Ori, sebagai lambang komitmen masyarakat siap memenangkan pasangan Sutinah – Ado’ di Pilkada Mamuju.

“Saya berjalan kaki dari batu isi sampai di Dusun Bua Allo merupakan perjuangan dan kecintaan saya kepada masyarakat,” kata Sutinah.

Berbeda di Desa Karataun: Sutinah tidak hanya dikalungi Sekomandi tapi juga disambut dengan Tarian Sayo adat karataun. Dihadiri masing-masing perwakilan dari Desa Salumakki, Desa Lasa, dan Desa Siraung, Kecamatan Kalumpang.

Nonton video berikut;

Dari sejumlah desa yang dikunjungi, Sutinah menyerap aspirasi dan mendalami sejumlah persoalan masyarakat. Seperti pelaku usaha kecil menengah (UMKM) khususnya ibu rumah tangga di Desa Kondobulo yang mengeluhkan tempat pemasaran batik sekomandi khas Kalumpang.

Nurun Palupi berharap dengan Bumdes Smart yang diprogramkan Sutinah dapat menjadi solusi bagi pengembangan usaha mereka. Selain itu, warga juga berharap bantuan pertanian dan perbaikan infrastruktur jalan jika Sutinah terpilih jadi Bupati Mamuju.

Sementara mantan anggota DPR Mamuju, Samuel Toyani yang turut hadir mendampingi Sutinah mengungkapkan rasa kecewa atas pemerintahan saat ini. Dia mengatakan 5 tahun yang lalu di desa Kondobulo telah memenangkan Habsi Wahid sebanyak 80 persen.

“Sekarang saya mau tanya, apa yang kita dapatkan, apa yang kita lihat dan apa yang kita rasakan usai memenangkan bupati saat ini? jadi apa yang mau dilanjutkan?,” kata Samuel Toyani

Yang ada, kata Samuel, adalah ketertinggalan. “Apa ketertinggalan itu yang mau dilanjutkan?.” ucapnya dengan nada kesal.

Reporter: Ahmad Nur (LS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here