Gunakan Dana BLT di Pilkada, 2 Orang di Mamuju Resmi Jadi Tersangka

4
Gambar Karikatur (foto.istimewah)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Bawaslu Kabupaten Mamuju resmi menetapkan 2 (dua) orang tersangka kasus pelanggaran Pilkada 2020. Pelaku yang diduga ASN itu ditetapkan berdasarkan laporan kuasa hukum pasangan Tina-Ado’ ke sentra penegakan hukum terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Mamuju.

Tersangka WF dan JR dilaporkan karena diduga memanfaatkan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk mengkampanyekan Paslon 02 di Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar).

Baca juga: Ketua Tim Habsi Wahid Akui Visi Misi Sutinah Rasional

“Sekarang, kami akan melakukan pelimpahan berkas dari tingkat lidik ke tingkat sidik,” kata Komisioner Bawaslu Mamuju, Faisal Jumalang, Selasa 3 November 2020.

Faisal mengatakan pihaknya akan memasukkan laporan secara resmi ke pihak kepolisian. Jumlah tersangka kemungkinan akan bertambah setelah proses penyidikan. “Bisa saja bertambah menjadi tiga orang setelah sidik,” pungkasnya.

Sementara Kuasa Hukum Tina-Ado mengaku sudah mendapat surat panggilan sebagai saksi dari penyidik Gakkumdu. “Besok kami akan hadirkan saksi,” kata Ancu’. (rfa)

Reporter: Ahmad Nur/Muhlis (LS)

4 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here