Akibat Terlalu Arogan, 2 Pendukung Petahana Dilidik Gakkumdu

0
Anggota Bawaslu Kabupaten Mamunu, Siti Mustikawati, berkoordinasi dengan sejumlah Tim Pemenangan Paslon Habsi - Irwan di Kelurahan Simboro, senin (26/10). (Foto: Whatshapp)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Akibat sikap arogan, 2 (dua) orang pendukung Paslon Nomor 2 diproses Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Bawaslu Kabupaten Mamuju. Koordinator Gakkumdu, Faisal Jumalang mengungkapkan bahwa kasus tersebut memenuhi unsur formil dan materil penyelidikan.

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu, Siti Mustikawati bersitegang dengan pendukung Paslon 02 saat berusaha menghentikan kampanye terbatas Habsi-Irwan, Senin (26/10), karena melanggar Protokol Covid-19 di Kelurahan Simboro, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). Namun 2 (dua) pelaku terduga berusaha menghalangi penyelenggara saat bertugas.

Baca Juga: Kampanye Habsi Irwan di Simboro Dihentikan Bawaslu

“Kasus ini sementara kami proses sesuai dengan temuan pengawas. Sekarang kami sedang melakukan proses penyelidikan di sentra Gakkumdu,” kata Komisioner Bawaslu Mamuju, Faisal Jumalang, Selasa (3/11).

Faisal mengatakan pihaknya sudah memanggil lima orang saksi – masing-masing dari pengawas dan unsur masyarakat. Dia mengaku sudah melakukan pemanggilan layak kepada dua orang terduga yaitu AH dan AR.

“AH sudah kami periksa. Sedangkan AR tidak memenuhi panggilan kami yang pertama,” sambung Faisal.

Namun, kata Faisal, pihaknya sudah melakukan upaya pemanggilan layak yang kedua kalinya terhadap terduga AR. Dia berharap agar AR kooperatif dalam proses penanganan pelanggaran Pilkada. “Orang yang paham hukum tentu akan menghormati proses proses hukum,” terangnya. (Eka/TI)

Reporter: Ahmad Nur/Muhlis (LS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here