Pria Bonehau Ini Buat Aplikasi Lipa Sa’be Pengelolaan Aset Daerah

0
Iwan Wijaya (tengah) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar menggelar launching aplikasi Lipa Sa’be, senin (5/10), diikuti oleh 150 SMA/SMK dan SLB sesulbar via Zoom Meeting, di ruang rapat Dikbud Sulbar. (Foto.Net)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi barat kembangkan inovasi baru. Lewat gagasan Kepala Sub Bagian Keuangan, Iwan wijaya Idris (38) – Dikbud Sulbar memperkenalkan aplikasi Lipa Sa’be atau Layanan Informasi Pelaporan Asset Aktual Berbasis Elektronik. Aplikasi ini dapat diakses masyarakat luas terkait pengelolaan aset daerah dinas pendidikan dan kebudayaan sulbar. Ide kreatiif pegawai ini diapresiasi banyak pihak.

Iwan Wijaya adalah pria kelahiran 1982 – dari kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju. Sejak dilantik sebagai Kepala Sub Bagian Keuangan Dikbud Sulbar, pihaknya sudah berecana membuat aplikasi sebagai program prioritas. Iwan mengatakan pelaporan dan pengeloaan aset sebelumnya sering terlambat karena jarak antara sekolah (SMA,SMK,SLB) se sulawesi barat terlampau jauh.

Iwan Wijaya menjelaskan aplikasi Lipa Sa’be nantinya akan terhubung dan menjangkau semua sekolah sehingga lebih mudah dalam membangun koordinasi antara Badan Pengelolaan keuangan Pendapatan Daerah (BPKPD) dan Inspektorat.

“Selain itu, efesiensi data dan efektifitas penyerapan anggaran dapat terlaksana sesuai dengan harapan,” kata Iwan Wijaya, usai melaunching aplikasi Lipa Sa’be, senin (5/10), di ruang rapat Dikbud Sulbar.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Muhammad Ashar, turut mengapresiasi terobosan baru yang dilakuan Iwan Wijaya. Menurutnya, di era digital saat ini dibutuhkan transformasi dan inovasi dari berbagai pihak untuk menunjang kinerja pemerintah.

Pihaknya berharap aplikasi Lipa Sa’be dapat memaksimalkan pelaporan aktual asset yang ada diseluruh SMA (sederajat). “Aplikasi Lipa Sa’be yang baru saja dilaunching ini patut kita apresiasi karena akan sangat membantu dalam pelaporan asset yang ada,” pungkasnya. (LS)

Repoter: Ahmad Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here