Sutinah Yakin Menang

0
Calon Bupati Mamuju, St. Sutinah Suhardi, menggelar kampanye terbatas di desa Botteng Utara, Selasa (06/10/20). (Foto: Rahmat)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Sekira dua bulan lagi, rakyat mamuju kembali memilih nahkoda (9/12). Penampilan Sutinah semakin menarik perhatian publik. Perempuan pertama sebagai calon bupati itu tampil dengan gaya politik baru. Road show dari desa ke desa, Sutinah Ssemakin yakin menjadi bupati perempuan pertama di Mamuju.

Sutinah menceritakan pemillu pada tahun 2005 yang megantarkan Suhardi Duka (SDK) sebagai bupati pertama di mamuju yang dipilih langsung oleh rakyat. “Kita juga akan menorehkan sejarah baru, dimana Sutinah Suhardi akan menjadi Bupati perempuan pertama di kabupaten Mamuju,” kata Sutinah tanpa ragu, saat menggelar kampanye terbatas di desa Botteng Utara, Selasa (06/10/20).

Sutinah Suhardi mengaku punya banyak kerabat dekat di wilayah Botteng. Hal itu membuat dirinya serasa pulang kampung saat berkunjung. “Saya merasa seperti pulang kampung, saya banyak keluarga disini. Kita semua 1 rumpun. To tanete nasangtau’ (kita semua orang gunung),” ungkap Sutinah.

Dengan gayanya, Sutinah menawarkan sejumlah program andalannya jika terpilih. Warga yang antusias menyambutnya dari desa Botteng, Botteng Utara hingga desa Salletto keluhkan minimnya bantuan pertanian dan infrastruktur dari pemerintah saat ini.

Program unggulan Sutinah; 1 desa 1 ambulance, kesehatan gratis, beasiswa Manakarra bagi siswa berprestasi dan tidak mampu disambut baik oleh masyarakat. “Pak SDK saat ini berada di DPR RI sudah menjanjikan jika Tina-Ado yang terpilih, beliau akan memberikan bantuan dana sebesar 100 miliar pertahun khusus bagi petani dan nelayan di Mamuju,” terangnya.

Putri Suhardi Duka itu bertekad membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) dari desa ke kota. Sutinah juga memprogramkan pembangunan jalan produksi pertanian sebagai fasilitas penunjang para petani. Untuk emak-emak yang bergerak sebagai pelaku UMKM dijanjikan program pelatihan, pendampingan sampai bantuan permodalan melalui BUMDes Mart.

Kampanye terbatas Suinah juga mengikuti protokol kesehatan Covid-19; mengatur jarak, membatasi peserta, membagikan masker dan dilakukan di dalam ruangan dengan pengawasan pihak kepolisian dan panwas kecamatan. (LS)

Repoter: Ahmad Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here