Sutinah Sebut 100 M Untuk Petani dan Nelayan Jika Terpilih

0
Sitti Sutinah Suhardi (Tina) menggelar kampanye terbatas pada senin, 28 september 2020, di Kompleks Pasar Toabo, Kecamatan Papalang. (Foto: Ahmad)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Sesuai jadwal KPU. Sitti Sutinah Suhardi (Tina) menggelar kampanye terbatas pada senin, 28 september 2020, di Kompleks Pasar Toabo, Kecamatan Papalang. Tina memaparkan sejumlah program andalan jika terpilih sebagai Bupati Mamuju. Warga yang antusias menyambutnya mengatakan fasilitas pertanian dan perikanan serta layanan kesehatan masih menjadi kebutuhan utama masyarakat Toabo’. Mereka juga berharap pembangunan infrastruktur jalan penghubung desa dan kecamatan dapat diperhatikan Tina – Ado jika terpilih.

Sutinah menjelaskan untuk mendorong percepatan pembangunan suatu daerah dibutuhkan sinergitas antara pemerintah kabupaten sampai pemerintah pusat. “Pak Suhardi Duka (SDK) sudah janji sama saya di Senayan akan membantu menurunkan anggaran sebesar 100 miliar untuk pertanian dan perikanan. Tentu ini cukup untuk seluruh kecamatan di Mamuju.” kata perempuan pertama calon Bupati Mamuju itu.

Baca Juga

Tina juga menyinggung program bantuan pertanian dari SDK yang sempat dikucurkan lewat pemerintah pusat namun dialihkan ke kabupaten Pasangkayu karena terkendala di pemerintah kabupaten Mamuju. “Ini tidak boleh terjadi. Jika untuk kepentingan masyarakat maka harus difasilitasi, harus diberikan. Jangan berpikir kepentingan politik dulu,” terangnya.

Namun, kata Tina, “semua itu tentu akan akan bisa berjalan dengan baik kalau kita bupatinya karena bisa sinergi dari provinsi maupun pusat,” sambungnya.

Selain itu, Tina juga berjanji akan memfasilitasi masyarakat yang tidak memiliki BPJS atau tidak tercover dalam BPJS agar tetap bisa berobat di rumah sakit. Ia juga memprogramkan bantuan ambulance di setiap desa. “Kuota BPJS kita memang terbatas, untuk itu kita hadir menutupi kekurangnnya. Tapi kalau warga yang sakit tidak punya BPJS silahkan masuk dulu dirawat dan ditangani, nanti pemerintah yang tanggung sambil diuruskan BPJS-nya. Jadi jangan ada warga yang tidak bisa berobat,” ujarnya.

Sementara di sektor pendidikan, Sutinah menargetkan menghidupkan kembali program beasiswa Manakarra yang perna dicetuskan pertama kali Suhardi Duka saat menjabat sebagai Bupati Mamuju (2005-2015). Nantinya, program ini akan diberikan kepada siswa yang berprestasi dari tingkat SD sampai SMA. “Sedangkan perguruan tinggi juga akan diberikan dan khususnya bagi mereka yang tidak mampu untuk dapat mengenyam dan melanjutkan kuliah,” pungkas Sutinah Suhardi. (LS)

Reporter: Ahmad Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here