Warga Mamuju Keluhkan Banjir

0
Sejumlah ruas jalan dan rumah warga kelurahan karema digenangi air akibat drainase rusak dan tersumbat, jumat (11/9), Mamuju. (foto: Ahmad Nur)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Warga mengeluh. Setelah hujan dengan entitas tinggi sekira 1 jam melanda mamuju, jumat (11/9), tiga rumah warga di bukit indah karema dan 15 kamar kos di lingkungan tahaya – haya, kelurahan karema terendam banjir. Saluran air gorong – gorong juga meluap hingga kebadan jalan mulai dari depan Wisma Yuro Mamuju hingga bukit indah karema.

Banjir diperkirakan setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa. Akibatnya, barang berharga milik warga seperti televisi, kulkas dan perabot rumah tangga lainnya rusak parah.

Menurut warga, banjir terjadi karena saluran drainase tidak ada : sebagian sudah rusak dan tersumbat sampah. “Drainasenya juga tidak terhubung dengan saluran air utama jadinya tersumbat,” ujar Iriandi Rusli, warga lingkungan tahaya – haya, kelurahan karema.

“Kami berharap kepada pemerintah agar drainase diperbaiki dan di tata ulang karena baru hujan – hujan ta’ berapa jam air sudah sampai di lutut,” sambungnya.

Iriandi mengkhawatirkan keadaan sekitar lingkungan tempat tinggalnya. “Aplagi ini di mus hujan,” pungkasnya. (LS)

Reporter: Ahmad Nur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here