Karateker DPC PPP Dianulir, Irfan Kembali

6
Kampanye politik Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada pemilu 2019, di Mamuju. (foto: facebook)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Pimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) nampaknya tidak harmonis. Surat keputusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) tentang pemecatan ketua dan sekertaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di sejumlah daerah dianulir DPP PPP. Termasuk DPC Mamuju.

SK pemecatan itu ditengarai perbedaan pilihan di Pilkada 2020. DPW beralasan, pengurus DPC PPP melawan perintah partai dengan mendukung calon yang tidak diusung oleh DPP. Namun keputusan tersebut dianggap melanggar ketentuan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga serta petunjuk organisasi (PO) PPP. Apalagi disebutkan tidak diketahui oleh DPP.

Surat DPP PPP itu terbit pada 26 agustus 2020 di Jakarta. Dibubuhi tanda tangan Wakil Ketua Umum DPP, Hj. Ermalena MHS, dan Sekertaris Jenderal DPP, H. Asrsul Sani. Dalam surat itu dijelaskan bahwa tidak ada kewenangan DPW untuk memberhentikan ketua dan pengurus ditingkat DPC. DPW hanya mengusulkan ke DPP untuk disahkan.

DPP PPP mengintruksikan agar pemberhentian dan penggantian Ketua DPC PPP dibatalkan untuk menjaga suasana PPP agar tetap kondusif menjelang Pilkada.

Selain itu, DPP PPP juga menyampaikan telah menutup SIPOL tentang kepengurusan PPP ditingkat DPP, DPW dan DPC. Sehingga tidak bisa dilakukan perubahan susunan pengurus partai hingga semua proses pendaftaran dan penetapan paslon Pilkada 2020 selesai.

“Sipol adalah sistem Informasi Partai Politik (Sipol) yang bertujuan untuk verifikasi partai politik di KPU setiap menjelang pemilu”

Jika ketua DPC atau DPW yang tidak bersedia mendaftarkan calon yang telah diusung partai PPP di setiap daerah, DPP PPP akan menerbitkan “penggantian sementara” yang berfungsi sebagai kuasa untuk mendaftarkan paslon Pilkada di KPU.

Sebelumnya, DPW PPP Sulawesi Barat menerbitkan pelaksana tugas (Plt) DPC PPP kabupaten Mamuju – menunjuk Gazali Baharuddin Lopa sebagai ketua menggantikan Irfan Topporang.

Sekertaris Pimpinan Wilayah PPP Sulbar – Jainuddin, saat dikonfirmasi, jumat (28/8), belum memberikan jawaban – tiga kali dihubungi redaksi via telepon tak diangkat. Dichat via whatshaApp pribadinya diread tak dijawab.

Sementara Ketua DPC PPP Mamuju, Irfan Toporang, membenarkan surat itu. “Ya benar surat itu kami sudah terimah tadi malam (27/8/2020),” ujarnya.

Irfan mengatakan belum mengkoordinasikan terkait keputusan DPP-nya ke Pimpinan Wilayah PPP Sulbar. ” Kita baru mau koordinasi. Selanjutnya nanti saya sampaikan,” singkatnya. (LS)

Reporter: Ahmad Nur

6 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke กรองหน้ากากอนามัย Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here