Munandar dan Mappangara Ada di Arena Musda Golkar

6
Andi Mappangara (kiri) duduk berseblahan dengan Munandar Wijaya (kanan), di acara pembukaan Musda ke 3 DPD I Golkar Sulawesi Barat, sabtu (18/7/2020), Mamuju. (foto: Muhlis)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Aras Tammauni resmi nahkodai beringin sulawesi barat untuk 5 tahun kedepan (2020-2025). Terpilih secara aklamasi di Musda DPD I Golkar malam ini, di Balroom D’Maleo Hotel & Convention Mamuju.

Ada yang menarik saat pembukaan Musda sore tadi, sabtu (18/7). Mantan Ketua DPR Sulbar – Andi Mappangara dan mantan Wakil Ketua DPR Sulbar – Munandar Wijaya terlihat hadir di arena Musda.

Dua politisi itu terlihat kompak. Hadir dan duduk berseblahan. Pas dibarisan kursi depan yang sudah disiapkan panitia.

Munandar dengan batik kuningnya. Sementara politisi jebolan partai Demokrat, Andi Mappangara, hadir mengenakan Masker kuning partai Golkar.

Saat disorot camera. Wartawan kami tahu jika 2 politisi itu tersenyum meski separuh wajahnya tertutup masker. Kehadirannya tentu bukan tanpa alasan.

Mantan para ‘punggawa’ DPR ini terbilang sangat dekat dengan Aras Tammauni. Kala orang nomor 1 di Mamuju Tengah itu masih menjabat sebagai Ketua DPR Sulbar tahun 2014.

Baca Juga; Musda Golkar Resmi Dibuka, 4 Rekom Pilkada Diserahkan

Saat Aras masih berkiprah di partai Demokrat, sosoknya memang dikenal dekat dengan sejumlah politisi senior di Sulbar.

Jadi bukan tidak mungkin jika Aras merekrut kembali kekuatan sejawatnya untuk memperkuat partai yang baru saja ia emban.

Ditangan dingin seorang Aras, tak sedikit orang yang percaya jika beringin itu akan kembali berjaya.

Beragam spekulasi kemudian muncul. Apakah kehadiran Munandar dan Mappangara adalah signal bakal bergabung di partai Golkar ataukah sebatas tamu undangan ?

Apalagi Munandar Wijaya sudah lama tak berpartai. Pasca dirinya mundur dari Ketua DPC Gerindra Kabupaten Mamasa tahun 2018 lalu.

Hal itu memantik sejumlah wartawan untuk bertanya. Usai pembukaan Musda, wartawan kami langsung menghampirinya.

Munandar Wijaya menjelaskan jika diundang khusus Aras Tammauni untuk hadir di Musda Golkar – via telepon minggu lalu.

“Hadir sebagai tamu. Tadi saya juga dapat undangan resmi di Musda ini jadi saya tentu datang,” ucapnya sembari tersenyum.

Sayangnya, Munandar enggan menjelaskan lebih jauh saat ditanya tentang keinginannya bergabung di partai Golkar ?

“Ya kita liat saja nanti perkembangannya. Yang pasti komunikasi saya dengan teman- teman pengurus DPD I Golkar itu baik, khusunya dengan Uwe Aras,” singkat Munandar.

Sementara, Andi Mappangara tak ingin berspekulasi. Pria berdarah mandar itu menegaskan jika kehadirannya memang karena ingin bergabung di partai Golkar.

Ia mengaku diajak Aras Tammauni untuk memperkuat partai Golkar di Sulawesi Barat.

“Pertama saya sebagai tamu undangan. Kedua memang saya berencana bergabung dengan Golkar,” tegas Andi Mappangara, dikonfirmasi via telepon usai pembukaan Musda.

Mappangara juga menjelaskan jika status keanggotaannya di partai Demokrat sudah tidak terdaftar sebagai pengurus.

Bahkan, Andi Mappangara mengaku sudah mengajukan permohonan pengunduran dirinya sebagai kader Demokrat.

“Empat hari yang lalu saya sudah resmi mengajukan permohonan pengunduran diri,” simpul Andi Mappangara.

Saat ditanya soal posisi yang ditawarkan Aras Tammauni ?

Mantan Ketua DPR ini memilih untuk tidak mempersoalkan apapapun posisi yang nantinya diberikan oleh partai.

Ia menuturkan bahwa keputusan itu diserahkan kepada Aras Tammauni sebagai Ketua terpilih DPD I partai Golkar Sulawesi Barat.

Jika dua politisi yang dulu jadi jagoan Demokrat dan Gerindra itu benar bergabung maka diprediksi beringin Golkar akan kembali berkibar di bumi Malaqbi’. (LS)

Reporter: Ahmad Nur/Muhlis

6 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here