Pemuda Pancasila ‘Pahlawan Kemanusiaan’

5
MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Mamuju berangkatkan belasan personilnya untuk membantu korban banjir bandang di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (Foto: Izar/Muhlis - WhatshaApp)

LENSASULAWESI.ID, MASAMBA – Bak ‘Supermen’. Pemuda Pancasila Cabang Mamuju kembali beraksi di Masamba. Loreng orange itu diberangkatkan membantu korban bajir di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Dikutip dari berbagai sumber, Masamba dilanda banjir bandang pada senin malam, 13 Juli 2020, pukul 23.23 Wita. Banjir disertai lumpur mengakibatkan puluhan nyawa melayang. Ribuan warga kehilangan rumah. Puluhan ribu mengungsi hingga masih ada yang belum ditemukan.

Menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Makassar: Hujan dengan intensitas tinggi sala satu sebab sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap.

“Kejadian hujan lebat di wilayah Luwu Utara dipengaruhi oleh suhu muka laut yang hangat di Teluk Bone,” kata Nur Asia, dilansir dari KOMPAS.COM

Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Mamuju – Hj.Sutinah Suhardi, sampaikan duka cita.

Sama waktu bencana Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, 28 September 2018 tahun lalu. 14 personil Pemuda Pancasila dipimpin Ariadi Ihsan diutus ke Masamba, kamis kemarin, 16 Juli 2020.

MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Mamuju mendistribusikan Ratusan paket bantuan; bahan makanan, alas tidur, obat, perlengkapan bayi hingga alat penerangan seperli lilin. (Foto: Izar/Muhlis – WhatsaApp)

“Duka mereka adalah duka kita bersama,” kata Sutinah, dalam releasenya.

Bahkan, MPC Pemuda Pancasila membuka posko di Mamuju untuk penggalangan dana. Mengumpulkan bantuan dari dermawan untuk disalurkan ke Masamba.

“Tentu uluran tangan kita semua juga sangat diharapkan dapat meringankan beban mereka,” harap Sutina Suhardi.

Personil kemanusiaan “Pemuda Pancasila” binaan Suhardi Duka (SDK) itu mulai beraksi setibanya di Masamba, kamis kemarin (16/7). Menyasar sejumlah wilayah korban banjir.

Mendistribusikan bantuan hingga membangun tenda bagi para pengungsi. Mendata jumlah pengungsi hingga mencari korban yang hilang.

Relawan Pemuda Pancasila gotong royong membangun tenda bagi para pengungsi, kamis, 16 Juli 2020. (Foto: Izar/Muhlis – WhatshaApp)

Sedimen banjir bandang menimbun rumah warga. Ketinggiannya mencapai satu hingga empat meter, diantaranya; Desa Radda, Desa Malimbu, Desa Salama, dan Kota Masamba (dilansir dari Tribun-Timur.com).

Koordinator Tim Relawan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Mamuju, Ariadi Ihsan, megatakan saat ini personilnya belum bisa tembus hingga kota Masamba akibat akses jalan masih tertutup – tertimbun lumpur.

Ariadi Ihsan melaporkan, data korban yang belum ditemukan sebanyak 33 orang. Sementara jumlah pengungsi di Desa Meli sekira 400 Kepala Keluarga.

“Untuk saat ini, Tim kami masih akan fokus di dua Desa ini (Desa Radda dan Meli),” kata Ariadi Ihsan.

Komando Inti Pemuda Pancasila Sulawesi Barat, H. Izar, saat dihubungi mengatakan, ditargetkan personil dan bantuan akan terus didrop ke Masamba hingga keadaan kembali normal.

“Kita masih terus pantau perkembangan di lokasi, semoga bisa segera normal,” singkat H. Izar.

Relawan Pemuda Pancasila bangun tenda untuk warga pengungsi. (Foto: Izar/Muhlis – WhatshaApp).

Hingga berita ini diterbitkan, dilaporkan para pengungsi masih kekurangan bahan makanan siap konsumsi, pakaian, selimut dan air mineral. (LS)

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here