SDK Target Pembangunan Pelabuhan Samudera Perikanan di Sulbar

0
Anggota Komisi IV DPR RI - Dr. Suhardi Duka, memberikan sambuatan di acara "Bakti Nelayan" - Sosialisasi Pengelolaan dan Operasional Perikanan Tangkap Dalam Rangka Penanggulangan Dampak Covid 19. (Foto: Muhlis)

LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Anggota Komisi IV DPR RI – Suhardi Duka (SDK), bertekad memperjuangkan pembangunan Pelabuhan Samudera Perikanan di Sulawesi Barat.

Hal itu ia sampaikan saat memberikan sambutan di acara “Bakti Nelayan” bersama Dirjen Perikanan Tangkap, Kementrian Kelautan, Minggu kemarin, 7 Juli 2020, di kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju.

Pelabuhan samudera perikanan adalah sebuah induistri perikanan – konsep untuk menghasilkan nilai tambah produk perikanan sehingga mempercepat peningkatan kesejahteraan nelayan dan pelaku usaha perikanan lainnya.

“Kita disini belum ada pelabuhan samudera perikanan. Kalau Provinsi lain bisa bangun pelabuhan perikanan maka kita juga bisa bangun pelabuhan perikanan di sulawesi barat,” ujar Suhardi Duka, politisi senior partai Demokrat ini.

BACA JUGA

Ia mengatakan akan mengkomunikasikan hal itu dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan setelah kondisi ekonomi negara indonesia stabil dan terbebas dari virus Corona.

Suhardi juga menyinggung pengelolaan bibit rumput laut para petani yang masih sangat tradisional sehingga rentan dengan penyakit.

“Kita ingin upayakan bibit ini diganti – kasi bibit yang baru,” jelas Suhardi Duka.

SDK menyebutkan telah mengusulkan anggaran penyediaan bibit rumput laut untuk 200 hektar pada tahun 2020. Namun karena situasi pandemi Virus Corona yang menekan kondisi ekonomi indonesia sehingga diperkirakan usulan tersebut jadi terhambat.

“Kita sudah bicara hanya karena Corona ada gangguan. Saya belum bicara lagi dengan Dirjennya untuk bisa turun anggarannya ini atau tidak (red),” sambungnya.

Jika anggarannya tertunda, SDK memastikan program tersebut akan tetap berjalan pada tahun depan 2021.

“kita ganti semua rumput laut yang ada disini dengan bibit yang baru,” pungkas mantan Bupati Mamuju 2 periode ini.

Untuk diketahui, selain melaksanakan “Bakti Nelayan” – rencananya pada hari ini (8/6), Kementrian Kelautan dan Perikanan juga akan meninjau Pulau Bala’Balakang sebagai sala satu penghasil ikan terbesar di Indonesia dan meninjau tambak udang di Kabupaten Pasangkayu. (LS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here