Bupati Mamasa Siapkan Bantuan Bagi Warga Yang Tidak Tercover di Kementrian dan Desa

0
Foto: Leo/MdB

LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Bantuan Langsung Tunai (BLT) mulai disalurkan di kabupaten Mamasa. Penanggulangan dampak ekonomi akibat pandemi Covid 19 ini resmi dilaunching Bupati Mamasa – Ramlan Badawi, Jumat kemarin, 15 Mei 2020, di Desa Balla Satanetean, Mamasa.

Ramlan Badawi meminta penyaluran BLT dapat selesai – satu minggu kedepan di semua desa.

Sebanyak 92.400.000 rupiah dari Dana Desa dan Kementrian Sosial disalurkan sebagai tahap pertama: 10 Dusun di Desa Balla Satanetean.

154 kepala keluarga (KK) untuk penerima BLT Dana Desa. Sementara BLT dari Kementrian Sosial sebanyak 142 Kepala Keluarga (KK) dan 64 Kepala Keluarga (KK) untuk penerima bantuan PKH.

Pemerintah daerah kabupaten Mamasa juga meyiapkan bantuan bagi masyarakat yang tidak tercatat dalam data penerima BLT Dana Desa dan Kementrian.

“Saya berharap masyarakat jangan resah, jangan ada yang merasa terabaikan karena pada gilirannya semuanya akan mendapatkan bantuan pada saatnya nanti, baik yang bersumber dari pusat, dana desa maupun dari pemerintah kabupaten Mamasa,” ujar Ramlan Badawi.

Pada prinsipnya, kata Ramlan, semua masyarakat miskin akan mendapatkan bantuan pemerintah dengan porsi yang sama.

Ramlan menyadari – bantuan BLT dari Dana Desa, 600 ribu rupiah setiap KK, itu tidaklah cukup untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat sehingga berharap agar produktivitas pertanian masyarakat tetap berjalan sebagai penopang utama kehidupan di kabupaten Mamasa.

“Jadi teruslah bekerja tetapi jangan lupa jika keluar rumah tetap pakai masker, jaga jarak dan hindari kerumunan serta terus berlakukan perilaku hidup bersih,” terang pemilik jargon “Berbuat Untuk Semua Golongan” ini. (LS/Leo-MdB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here