Ketua DPR Sulbar Desak Pemerintah Lakukan Karantina Terhadap Warga Dari Luar Daerah

0
Ketua DPRD Sulbar - St. Suraidah Suhardi saat melakukan kunjungan kerja di Makassar, Sulawesi Selatan, 28 Februari 2020. (Foto: Humas Sekertariat DPR Sulbar)
LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di indonesia masih terus bertambah. Berdasarkan data per Jumat (27/3/2020) siang, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif di Indonesia yakni sebanyak 1.046 orang.
Ketua DPR Sulbar – St. Suraidah Suhardi mendesak pemerintah sulawesi barat agar melakukan karantina terhadap para pendatang di sulbar. Hal ini ia sarankan untuk memutus penularan wabah virus Corona di Sulbar.
“Kita mengatisipasi jangan sampai mereka mereka ini yang baru datang ke Mamuju terinfeksi covid -19,” kata Suraidah via WhatshaAp pribadinya yang dikirim kepada redaksi, jumat (27/03).
Suraidah mengatakan pemerintah dapat menggunakan gedung Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang terletak di Kecamatan Simboro, Mamuju sebagai tempat karantina bagi warga yang baru saja datang dari luar daerah.
“Kalau alasannya tidak ada tempat karantina, minimal karantina madiri saja dulu dirumah masing-masing,” sambungnya.
Selain gedung PPLP milik Dinas Pemuda dan Olahraga, Suraidah juga menyarankan pemerintah agar menggunakan gedung BLK dan asrama Haji untuk dijadikan ruang isolasi mandiri selama masa inkubasi 14 hari hari.
“Di Sulbar, ada wisma PPLP  Dispora, ada BLK, ada asrama haji. Kayaknya cukupji untuk karantina Empat belas hari,” terangnya. (LS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here