Kementrian Desa PDTT Target Mamasa Sebagai Devisa Kopi di Indonesia

0
Wakil Menteri Desa PDT dan Transmigrasi RI - Budi Arie Setiadi bersama istrinya - Zara Murzandina, saat meninjau tanaman kopi di daerah Transmigrasi UPT. Rano, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa. Kamis, 20 Februari 2020.(Leo/MdB).
LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Wakil Menteri (Wamen) Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI – Budi Arie Setiadi menargetkan kabupaten Mamasa sebagai sala satu daerah eksportir kopi di indonesia untuk menambah devisa negara.
Hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja, kamis, 20 februari 2020, di daerah Transmigrasi UPT Rano, Kecamatan Mehalaan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.
“Setelah melihat potensi daerah transmigrasi UPT Rano dengan mata pencaharian bertani kopi, kakao, pisang, ubi kayu dan sebagainya maka kedepan Kementrian Desa PDT dan Transmigrasi menargetkan Mamasa akan dijadikan sebagai daerah devisa kopi,” kata Budi.
Kunjungan Budi didampingi sang istri – Zara Murzandina serta Direktur Jenderal PKP2Trans Kementerian Desa PDT – R. Hari Pramudiono.
Budi dan rombongannya disambut oleh Wakil Bupati Mamasa – Marthinus Tiranda bersama Ketua DPRD Kabupaten Mamasa – Orsan Soleman, Wakapolres Mamasa – Kompol Abidin Rasyid, Kadis Transmigrasi dan Tenaga Kerja kabupaten Mamasa – Hermin Lullulangi’. Diiringi oleh music tradisional “Musik Bambu”.
Budi Arie meninjau sejumlah potensi wilayah di kabupaten Mamasa. Selain itu, juga meninjau beberapa fasilitas pembangunan pemerintah yang masih sangat minim seperti sarana penerangan, jalan dan sarana telekomunikasi.
Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja kabupaten Mamasa – Hermin Lullulangi’ dalam laporannya mengungkapkan, warga transmigrasi UPT Rano, kecamatan Mehalaan sebanyak 250 kepala keluarga (KK). Rencananya di tahun 2020 akan bertambah sekitar 35 KK.
Budi berjanji akan memberikan bantuan sarana dan prasarana yang menjadi kebutuhan mendasar bagi warga transmigrasi UPT Rano.
Menurutnya, Daerah Transmigrasi di Mehalaan, kabupaten Mamasa adalah tanah yang indah dan subur. Selain sebagai tanah yang diberkati sesuai arti penamaannya “Mehalaan”, kabupaten Mamasa juga didukung oleh kerukunan yang menjadi modal penggerak kemajuan.
“Kerukunan di Mamasa adalah kunci kesejahteraan masyarakat.” Jelas Budi.
Wakil Menteri Desa PDT dan Transmigrasi RI – Budi Arie Setiadi juga meberikan bantuan berupa Wireless Speaker Sound kepada masyarakat transmigrasi UPT Rano, Kecamatan Mehalaan. (LS/Leo/MdB)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here