Perusahaan Ini Diduga Sala Satu “Penambang Gelap” di Mamuju Tengah

1
Armada yang dibagian depan mobil diduga milik PT. Amalia. (Foto: Sahdan Husain)
LENSASULAWESI.ID, MATENG – Selain tambang galian C di pantai kambunong yang dilaporkan ke polisi, Garda Anti Korupsi dan Advokasi Sosial juga melaporkan sejumlah tambang galian C di Desa Kambunong.
Ketua Garda Anti Korupsi dan Advokasi Sosial – Sahdan Husain, mengatakan setidaknya ada 6 (enam) titik lokasi pertambangan galian C yang diduga ilegal di Desa Kambonong, Mamuju Tengah.
Penambang galian C menggunakan alat berat jenis Exacavator Sumitomo. (Foto: Sahdan Husain)
Namun pihaknya merasa kesulitan memperoleh informasi tentang perusahaan yang mengelolah tambang tersebut karena tidak ada papan proyek yang dipasang oleh pihak perusahaan. Sementara pihak pekerja di lokasi penambangan juga tidak memberikan keterangan.

BACA JUGA

Tambang Galian C di Pantai Kambunong Resmi Dilaporkan ke Polres Mateng

Sahdan menduga sala satu perusahaan yang sedang beroperasi di lokasi tambang adalah PT. Amalia. Hal itu ia duga karena dibagian depan armada truk 6 (enam) roda jenis Hino yang memuat material keluar – masuk di lokasi penambangan tertulis “PT. Amalia”.
“Sejauh ini tidak saya tau nama perusahaan yang melakukan tambang galian tapi armada yang saya liat bertulisan PT. Amalia.” Kata Sahdan.
Armada Truk 6 (enam) roda, di bagian depan mobil tertulis “Amalia”. (Foto: Sahdan Husain)
Senada dengan itu, Adnan Sahrir menambahkan pihaknya tidak menolak pembangunan investasi yang penting legal dan tidak merugikan daerah.
“Negara kita ini bukan negara kebijakan investasi bodong tetapi negara hukum dimana semua tindakan harus berdasarkan legalitas hukum yg jelas.” Tegasnya.

https://www.vidy.network/liv/register-free?ref=RegistrasiVidy

Hingga berita ini diterbitkan untuk edisi ke 4 (empat), laman media ini belum mendapatkan keterangan apapun dari pihak perusahaan tambang galian C di Kambunong.
(LS/monas)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here