DPR Sepakati Bansos di Mamasa Dihapus

1
Sekertaris Daerah (Setda) Kabupaten Mamasa - Ardiansyah. (Foto: Leo/MdB)
LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Pemerintah kabupaten Mamasa bersama DPRD kabupaten Mamasa sepakat untuk menghapus dana bantuan sosial (bansos) pada APBD tahun 2020. Hal ini disampaikan Sekertaris (Setda) kabupaten Mamasa – Ardiansyah saat memimpin apel pagi, Senin 27 Januari 2020.
Ardiansyah mengatakan Bantuan Sosial (Bansos) sedang dievaluasi sehingga angka bansos sesuai kesepakatan dengan DPRD Kabupaten Mamasa untuk sementara tidak ada dalam APBD.
“Evaluasi ini perlu dilakukan karena bansos selama ini mendapat stigma negatif dari auditor tentang efektifitas dan efisiensinya sehingga tahun ini kita melakukan dulu evaluasi dan kajian apakah tepat sasaran kepada pribadi lepas pribadi,” jelas Ardiansyah.
Sesungguhnya bansos memiliki persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi utamanya kepada masyarakat yang betul-betul miskin.
Karena definisi bansos, kata Ardiansyah, adalah bantuan yang diberikan kepada seseorang atau keluarga yang apabila tidak diberikan maka yang bersangkutan tidak bisa hidup secara layak.
“Sehingga hal ini lebih kepada bagaimana memberikan bantuan modal dana untuk berusaha sehingga dengan usaha itu masyarakat miskin bisa melakukan aktifitas untuk membiayai hidupnya,” sambungnya.

Ardiansyah menambahkan selama ini pihaknya melihat bahwa ada bansos yang tidak tepat sasaran karena ada penerima bansos yang usahanya sudah memiliki modal bagus dan mapan padahal hakekat bansos itu adalah untuk masyarakat miskin yang kurang mampu. (LS/Leo/MdB)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here