Naas, Pria Ini Tewas Terbunuh di Malam Tahun Baru, Begini Kronologinya

0
Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tampa' Padang, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju namun tidak tertolong. (Foto: Ir)
LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Nasib naas menimpah Suparman alias Karemmang di malam pergantian tahun baru 2020. Lelaki 43 tahun ini menjadi korban pembunuhan, selasa 31 Desember 2019, sekitar pukul 22.00 Wita, di dusun galung Desa Kalukku Barat, Mamuju.
Dihimpun dari berbagai sumber yang menjadi saksi dalam peristiwa berdarah ini, Suparman merupakan warga Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku.
Suparman alias Karemmang awalnya terlibat perkelahian dengan pelaku bernama Usman (20 tahun) saat keduanya bertemu di hoya – hoya atau pasar malam, sekitar pukul 20.30, lokasinya tak jauh dari Mesjid Nurul Huda Tasiu, Kelurahan Kalukku.
Dalam laporan polisi dirilis Polsek Kalukku yang diterima redaksi LS dijelaskan, awalnya korban bertanya kepada pelaku terkait kasus perkelahian yang sebelumnya melibatkan anak kemanakannya – Ippan dengan pelaku.
“Kamu yang berkelahi sama kemanakanku ?, lalu pelaku menjawab iya,” ditulis dalam rilis laporan polisi menceritakan kronologi kejadian tersebut.
Kemudian terjadi perkelahian antara Karemang (korban) dan Usman (pelaku). Karena kalah jumlah, pelaku kemudian pulang mengambil sebila parang dan menebas korban dari belakang yang mengakibatkan Suparman alias Karemmang meninggal dunia.
Kabid Humas Polda Sulbar – Hj. Mashura, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. Menurutnya, motif perkelahian yang merenggut nyawa itu juga ditengarahi karena pengaruh minuman keras.
“Pelaku mabuk Habis minum miras, ada dendam masalah sebelumnya pelaku dengan korban akibat perkelahian keponakannya.” Terang Mashura kepada redaksi LS.
Akibat dari kejadian ini, korban mengalami luka-luka dibagian pelipis sepanjang 13 cm, luka dibagian leher sepanjang 28 cm, dan luka dibagian pundak dan punggung serta retak dibagian kepala.
Pelaku langsung diamankan pada pukul 00.45 Wita tadi malam, oleh Personil Reskrim Polsek – Polresta Mamuju dan Polda Sulbar. Polisi berhasil meyita barang bukti sebilah parang yang digunakan Usman menghabisi nyawa korban.
Hj. Mashura juga menambahkan, saat ini situasi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dalam keadaan aman dan kondusif. Namun pihak kepolisian masih melakukan penjagaan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
(LS/monas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here