Jelang Tiga Tahun Abm – Enny Memimpin, Sulbar Semakin Miskin ?

1
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Revisi RPJMD Sulbar - Muhammad Hatta Kainang. (Foto: Shompak)
LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Revisi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus didalami oleh DPRD Sulbar.
Ketua pansus revisi RPJMD Sulbar – Muh.Hatta Kainang menemukan beberapa permasalahan dalam draf revisi RPJMD Sulbar yang merupakan issue strategis, diantaranya tingginya angka kemiskinan serta pertumbuhan ekonomi daerah yang terbilang menurun.
“Hasil kajian kami pada revisi RPJMD telah menemukan angka kemiskinan yang masih tinggi, pertumbuhan ekonomi yang cenderung melemah dan menurun. Hal itu dilihat dari stagnanya pertumbuhan sektor industri, pertumbuhan ekonomi pada sektor sawit saja, menurunnya belanja modal pemerintah, investasi dan penanaman modal belum optimal. Tata kelola pemerintahan perlu ditingkatkan sakip masih CC.” Terang Hatta.
Legislator partai Nasdem ini menjelaskan tentang melemahnya daya saing ekonomi daerah yang disebabkan karena pembangunan infrastruktur belum maksimal dan mengakibatkan tingkat pengangguran semakin tinggi atau kesempatan kerja bagi daerah semakin menurun.
“Pembagunan infrastruktur di Sulbar perlu ditingkatkan. Penanganan daerah tertinggal perlu di optimalkan. Tingkat pengangguran masih perlu diturunkan. Indeks ginirasio masih perlu diturunkan. Daya saing daerah masih rendah. Kualitas lingkungan hidup perlu ditingkatkan. Belum optimalnya penanganan lahan kritis,” sambungnya.
Hatta juga menyinggung soal aplikasi untuk memantau perkembangan daerah serta mengukur dan mengelolah kinerja bagi ASN seperti aplikasi E-KINERJA dan aplikasi JAKI milik Pemprov. DKI Jakarta.
“Target pembangunan menjelang 3 tahun pemerintahan Ali Baal Masdar stagnan tidak ada peningkatan, harus ada indikator kinerja bukan hanya di kertas saja. Harus ada aplikasi, misalnya di Banteng ada Smiral, Maluku ada I-CSA, NTB ada I-Kinerja dan Jakarta ada Jaki. Seharusnya Sulbar sudah punya aplikasi itu juga untuk mengukur kinerja.” Tutup Hatta.
(LS/Shompak)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here