Erick Sebut Ranperda RTRW Mamuju Sisa Menunggu Pengesahan DPR

5
Camera drone, Kota Mamuju. (Foto: Google)
LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappepan Kabupaten Mamuju – Erick Ady Novendra mengatakan draf Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Mamuju telah dirampungkan namun masih menunggu pengesahan DPR Kabupaten Mamuju.
Erick menjelaskan Ranperda RTRW Kabupaten Mamuju telah disetujui oleh Ditjen Tata Ruang, Kementrian Agraria dan Tata Ruang RI dan sudah diserahkan ke DPR untuk disahkan menjadi peraturan daerah.
Erick mengaku telah menghabiskan waktu sekitar 2 tahun bersama tim penyusunan RTRW kabupaten Mamuju untuk mengurai benang kusut RTRW yang saat pertama kali sampai di meja kerjanya belum tervalidasi oleh Badan Informasi Geospasial.

BACA JUGA

Bahkan menurutnya, belum ada validasi dari KLH provinsi dan belum di bahas untuk di teruskan ke Kementerian Agraria dan Tata ruang RI.
“Tinggal menunggu pengesahannya untuk diterbitkan menjadi Perda, semoga bisa segera karena ini adalah pintu masuk investasi sekaligus adalah jalan untuk merubah status Mamuju menjadi Kota.” Pungkas Erick, alumni local autonomy collage (LAC) Tachikawa Jepang ini.
Dari data yang berhasil dikumpulkan redaksi LS. RTRW berfungsi sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Serta acuan dalam pemanfaatan ruang/pengembangan wilayah kota, acuan untuk mewujudkan keseimbangan pembangunan dalam wilayah kota dan acuan lokasi investasi dalam wilayah kota yang dilakukan pemerintah, masyarakat, dan swasta.
Selain itu RTRW juga berfungsi sebagai pedoman untuk penyusunan rencana rinci tata ruang di wilayah kota dan acuan dalam administrasi pertanahan. Dasar pengendalian pemanfaatan ruang dalam penataan/pengembangan wilayah kota yang meliputi penetapan peraturan zonasi, perijinan, pemberian insentif dan disinsentif, serta pengenaan sanksi. (LS/Shompak).

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here