8 Anggota DPR Ini Bolos Dalam Rapat Paripurna Pembahasan APBD Mamasa 2020

1
Bupati Mamasa - Ramlan Badawi (kiri), Ketua DPRD Mamasa - Orsan Soleman B (kanan). (Foto: Leo/MdB)
LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Setelah melewati pembahasan secara marathon dan tertutup, rabu (27/11) malam, rapat paripurna DPR Kabupaten Mamasa akhirnya menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Perda) APBD Kabupaten Mamasa Tahun 2020.
Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Mamasa – David Bambalayuk. Dihadiri Bupati Mamasa – Ramlan Badawi, Wakil Bupati Mamasa – Marthinus Tiranda, Ketua DPRD Mamasa – Orsan Soleman B, Wakil Ketua DPR Mamasa – Juan Gayang Pongtiku bersama anggota DPRD lainnya.
Setelah mendengarkan pandangan akhir seluruh fraksi, pimpinan sidang – David Bambalayuk dengan ekspresi gembira menyetujui RAPBD Kabupaten Mamasa tahun 2020, Nomor: 06/KPTS/DPRD/XI/2019 tentang Persetujuan Terhadap Rancangan Peraturan Daerah APBD Kabupaten Mamasa tahun 2020.
Dalam pembahasan yang cukup alot, masih ada juga anggota DPR yang tidak hadir alias bolos saat rapat paripurna tanpa alasan yang jelas.
“Ya 8 orang tidak hadir, tanpa alasan.” Kata Sapri Malik, anggota DPR dari partai PKB saat dikonfirmasi via telepon.

BACA JUGA

Seperti dikutip dari laman Mamasa Dalam Berita (MdB), delapan anggota DPR yang absen yaitu Nazaruddin Gazma (Hanura), Muhammadiyah Masyur (Golkar), Darius To’tuan (PPP), Reskianto (PPP), Junaedi (Gerindra), Simon Gayang (PAN), Djidon (PAN) dan Amir (Perindo).
Ketidakhadiran sejumlah anggota DPR Mamasa dalam rapat paripurna kemarin disesalkan Supriadi Jabir – Mantan aktivis Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (IPMAPUS) Sulawesi Barat.
“Kalau menghadiri rapat saja malas bagaimana mau memperjuangkan aspirasi konstituennya.” Ujar Supriadi Jabir.
Menurutnya, DPR itu dipilih untuk bicara tentang kepentingan daerah terkhusus pada daerah pemilihannya (Dapil) dalam pemilu.
Berikut Rincian RAPBD Mamasa 2020:
Pendapatan sebesar Rp.1.054.070.100.401belanja sebesar Rp.1.042.852.154.032. Belanja tidak langsung sebesar Rp.676.509.738.481 – Belanja langsung sebesar Rp.366.342.415.551.
Pembiayaan meliputi penerimaan sebesar Rp.8.064.095.63 – Pengeluaran sebesar Rp.19.282.042.000 – Pembiayaan Netto sebesar Rp.11.217.946.369.
topliva

Topliva Ekonomiya

(LS/Leo/MdB)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Tiket Sutina Batal Jika Tiga Poin Ini Tidak Dilaksanakan | Lensa sulawesi Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here