Minus Hanura, 7 Fraksi Terima RAPBD Mamasa 2020

22
Rapat paripurna DPRD Kabupaten Mamasa tentang pembacaan pandangan umum fraksi DPR terkait RAPBD Mamasa tahun 2020. (Foto: Leo/MdB)
LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Rapat Paripurna DPRD tentang Nota Keuangan RAPBD Mamasa 2020 dan Pandangan Umum Fraksi DPRD Kabupaten Mamasa atas Nota Keuangan, Kamis 21 November 2019, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Mamasa.
Dari delapan fraksi DPR, sebanyak tuju fraksi yang menerima RAPBD mamasa 2020 yaitu fraksi Nasdem, fraksi PKS, fraksi PKB, Fraksi Partai Golkar, fraksi Partai Demokrat, Fraksi Gabungan PDIP-PAN, fraksi Gabungan PPP Indonesia Raya.
Sementara fraksi Hanura tidak hadir dalam rapat paripurna karena disebut sedang mengikuti Rapimnas Partai Hanura.

BACA JUGA

Wakil Bupati Mamasa – Pnt. Marthinus Tiranda (MT), menegaskan tiga misi utama kebijakan desentralisasi fiskal daerah, yaitu Menciptakan efisiensi dan efektivitas pengelolaan sumber daya, meningkatkan kualitas pelayanan umum dan kesejahteraan masyarakat serta memberdayakan dan menciptakan ruang bagi masyarakat untuk ikut serta dalam proses pembangunan.
Berikut adalah garis-garis besar RAPBD Kabupaten Mamasa TA 2020.
Pendapatan Daerah ditargetkan sebesar Rp.1.051.714.379.801,14., yang terdiri dari, PAD sebesar Rp 85.676.552.310,74., Dana Perimbangan sebesar Rp.779.420.477.070., Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah sebesar Rp.186.617.350.420,40.
Belanja Daerah yang direncanakan sebesar, Rp.1.048.481.176.785,14., yang terdiri dari, Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.607.874.279.428,84.,dan Belanja Tidak Langsung sebesar Rp.440.606.897.356,30., dimana terdapat surplus Rp.3.233.203.016,00.
Pembiayaan Daerah yang terdiri dari Penerimaan Pembiayaan Daerah yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) TA sebelumnya sebesar Rp.8.064.095.632.
Pengeluaran Pembiayaan Daerah sebesar Rp.11.297.298.648., meliputi ; Penyertaan Modal pada PT. Bank Sulselbar dan PDAM Kabupaten Mamasa sebesar Rp.1.010.000.000., dan Pembayaran Utang kepada pihak ketiga sebesar Rp.10.287.298.648.
topliva
Pembiayaan Netto yang merupakan selisih antara penerimaan pembiayaan daerah dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp.3.233.203.016. (LS/Leo/MdB).

22 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke kinh nghiem soi keo bong da Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here