Tunaikan Janjinya, Hatta Jadwal Dialog Terbuka; Menguji RAPBD Sulbar 2020

5
Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat- Muhammad Hatta Kainang. (Foto: Istimewa)
LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Tunaikan janjinya, Hatta Kainang jadwalkan Focus group discussion (FGD) untuk melakukan uji publik Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Prov. Sulbar tahun 2020, yang akan dilaksanakan pada, sabtu 2 november 2019, di Warkop Kanneq, Jl. AP Pettarani, Mamuju.
Janji itu ia ucapkan menjelang ia dilantik sebagai Anggota DPR Prov. Sulbar periode 2019-2024 lewat akun facebook pribadinya pada sabtu 14 september 2019 lalu.
Scereanshoot akun facebook Hatta Kainang. (LS)
Politisi besutan Surya Palo itu bertekad membuka secara transparan semua isi RAPBD Pemerintah Provinsi Sulbar tahun 2020. Membuka hal yang selama ini dianggap sensitif dan tidak perna dilakukan sebelumnya oleh pemerintah.
Sebelumnya banyak orang berspekulasi bahkan ragu dengan janji Hatta karena tak semua DPR akan sepakat.
Tapi menurutnya, dialog terbuka ini ia lakukan untuk mendapatkan masukan dari publik soal fungsi penganggaran DPRD Sulbar.
“Dari sini kita akan mendapatkan masukan dan sharing informasi atas rancangan belanja dan pendapatan APBD 2020 sehingga publik bisa mengetahui dan mencermati isi RAPBDnya. FGD ini menjadi bahan bagi saya sebagai anggota banggar dalam pembahasan RAPBD,” kata Hatta Kainang, mantan pengacara kondang sulbar ini.
Hatta mengatakan, Focus group discussion adalah cara untuk melibatkan rakyat dalam setiap pengambilan kebijakan pemerintah secara transfaran dan akuntabel. Rencana program setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dibuka untuk dikritik agar anggaran pemerintah sesuai dengan kebutuhan rakyat sulawesi barat.

Baca Juga

Ia menambahkan, banyaknya rencana program yang tidak inovatif dan tidak berefek terhadap pembangunan daerah tapi terkesan hanya menghabiskan anggaran secara percuma. Hatta mencontohkan program Gerakan Aksi Bersih Pantai yang dianggarkan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan, menelan biaya hingga 155 juta rupiah.
“Relevansinya dan urgennya bagi pengembangan nelayan dan petambak dimana?,” tegas Hatta Kainang.
(LS/Monas).

5 KOMENTAR

Tinggalkan Balasan ke Kunjungi Dapilnya, Suraidah: Wakil Rakyat Ya Mesti Kembali ke Rakyat | Lensa sulawesi Batal balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here