Operasi Zebra Digelar Lagi, Berikut 12 Pelanggaran Jadi Target

0
Kapolres Mamasa, Akbp. Arianto, saat dimintai keterangan oleh awak media setelah apel gelar pasukan Operasi Zebra Siamasei 2019 di Mamasa. (Leo/MdB).
LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar menggelar “Operasi Zebra Siamasei” selama dua pekan, mulai 23 Oktober hingga 5 November 2019 mendatang.
Hal itu tertuang dalam surat sambutan Kapolda Sulbar, Brigjen Pol. Baharuddin Djafar, yang dibacakan oleh Kapolres Mamasa, Akbp. Arianto, saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Siamasei 2019, rabu (23/10), di Mamasa.
Kapolres Mamasa, Arianto, mengatakan telah mengerahkan 80 orang personil dalam Operasi Zebra khusus di wilayah kabupaten Mamasa.

Baca Juga

Operasi Zebra ini diharapkan mengedepankan penegakan hukum secara humanis guna meningkatkan Kamseltibcar lantas yang lebih baik.
Pendekatan humanis itu dilakukan dalam rangka peningkatan kesadaran berlalulintas masyarakat melalui kegiatan premtif dan preventif 20 % serta penegakan hukum 60 % terhadap pengendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan atau pengendara yang tidak memiliki kelayakan operasional kendaraan.
Kapolda Sulbar menghimbau kepada personil kepolisian yang tergabung dalam operasi ini agar menghindari tindakan kontra produktif yang dapat merugikan institusi Polri. Personil yang bertugas diharapkan untuk melaksakan kegiatan populis yang dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polisi.
Berikut 12 pelanggaran yang dijadikan target dalam operasi zebra tahun 2019.
1. Pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM (surat izin mengemudi).
2. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi dengan STNK.
3. Pengendara yang melawan arus.
4. Tidak menggunakan helm SNI.
5. Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk keselamatan.
6. Menggunakan ponsel saat mengemudi.
7. Pengendara di bawah umur atau pengendara yang tidak memiliki SIM.
8. Berkendara sepeda motor berbonceng tiga.
9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan.
10. Kendaraan roda dua dan roda empat yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar.
11. Berkendara di bawah pengaruh alkohol.
12. Kendaraan bermotor yang memasang rotator atau sirine yang bukan untuk perentukannya.

(LS*Leo/MdB).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here