Poki Coffee Mamasa Tampil di Trade Eksport Indonesia, Disebut Setara Kopi Gayo Sumatera

8
Piko Coffee Mamasa ditampilkan sebagai komoditas eksport andalan di acara Trade Eksport Indonesia (TEI) 2019. (Leo/MdB).
LENSASULAWESI.ID, MAMASAKopi asli kabupaten Mamasa tampil sebagai komoditas eksport andalan Provinsi Sulbar pada Trade Eksport Indonesia (TEI) yang digelar Kementrian Perdagangan RI, 11 – 20 Oktober 2019, di Tangerang, Provinsi Banten.
Kopi dari Mamasa ini diberi nama “Poki Coffee” sebagai merk dagang. Diproduksi oleh CV. Poki Cahaya Abadi, perusahaan swasta asal Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Sulawesi Barat.
Trade Eksport Indonesia(TEI) adalah pameran dagang terbesar di Indonesia. Acara beegengsi itu dihadiri 1.497 perusahaan dari berbagai Provinsi di Indonesia. Para produsen dipertemukan dengan calon buyer dari berbagai negara dari seluruh dunia.
Dikutip dari CNBC Indonesia, jumlah buyers yang terdaftar sebanyak 6.025 orang dari 120 negara. Negara-negara dengan jumlah buyers terbanyak selain Indonesia yaitu Malaysia, Arab Saudi, Nigeria, Tiongkok, India, Thailand, Amerika Serikat (AS), Filipina, dan Sri Lanka.
Dalam TEI 2019, pihak perusahaan CV. Poki Cahaya Abadi menampilkan prodak “Poki Coffee” jenis Roastbean dan Greenbean kopi Mamasa.
“Terima kasih kepada Pemprov Sulbar atas kepercayaannya sehingga produk Poki Coffee Mamasa bisa tampil sebagai komoditas eksport andalan Provinsi Sulbar tampil di TEI 2019.” Ujar Mika Pokiringan Bombong, Direktur CV. Poki Cahaya Abadi.
Pengembang kopi dari Olam Singapore, Hariotomo, mengatakan kopi Mamasa merupakan kopi Spesialty Grada (SG).
Kopi Spesialty Grada adalah jenis kopi yang memiliki total defect <4% dengan nilai cupping test (kualitas kopi) >80.
Menurutnya, hasil cupping test kopi asal Mamasa adalah 91 sejajar dengan kopi Gayo dari Aceh, Sumatera, dengan cupping test 95, jauh diatas kopi Java Sunda yang hanya memiliki cupping test 88.
Yang diuji dalam Cupping test adalah fragrance atau bau kopi kering, aroma bau kopi bubuk saat diberi air panas, flavor atau citarasa kopi, after teste atau cita rasa kopi yang tertinggal setelah kopi ditelan, acidity atau rasa asam kopi, body atau kekentalan rasa kopi, uniformity atau keseragaman, balance atau keseimbangan rasa, clean up atau kebersihan rasa, sweetness atau kemanisan kopi.
Piko Coffee Mamasa ditampilkan sebagai komoditas eksport andalan di acara Trade Eksport Indonesia (TEI) 2019. (Leo/MdB)
Selain Trade Eksport Indonesia (TEI), Poki Coffee Mamasa akan kembali ditampilkan sebagai komoditi andalan pada pameran di Malang Jawa Timur yang rencananya akan di gelar tanggal 10 – 14 November 2019 mendatang. (LS/Leo/MdB).

8 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here