4 Direksi Baru Perusda Mamuju Dilantik, Habsi; Kerja Tidak Perlu ‘Pakai Dasi’

0
Foto (Shompak); Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Empat Direksi baru Perusda Mamuju Oleh Bupati Mamuju.
LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Bupati Mamuju Habsi Wahid melantik 4 (empat) pimpinan Direksi Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Mamuju, senin (7/10), di Aula kantor Bupati, Jl. Soekarno Hatta, Mamuju.
Masing-masing yang dilantik adalah Direktur utama Abd.Gafur, Direktur SDM Herlin, Direktur Keuangan dan Aset Hendra Muhammad, Direktur Pemasaran Irman.
Dalam UU Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1962 tentang Perusahaan Daerah. Perusahaan Daerah adalah suatu kesatuan produksi yang bersifat, memberi jasa, menyelenggarakan kemanfaatan umum dan memupuk pendapatan.
Habsi menekankan kepada Direksi Perusda Mamuju agar mengedepankan kesederhanaan dalam bekerja.
“Kerja tidak usah pakai dasi, biar baju kaos oblong asal semangat itu lebih baik.” kata Habsi.
“Tujuan Perusahaan Daerah ialah untuk turut serta melaksanakan pembangunan Daerah khususnya dan pembangunan ekonomi nasional umumnya dalam rangka ekonomi terpimpin untuk memenuhi kebutuhan rakyat dengan mengutamakan industrialisasi dan ketenteraman serta kesenangan kerja dalam perusahaan, menuju masyarakat yang adil dan makmur.” UU No. 5 Tahun 1962, BAB II, Pasal 5 No. 2.
Untuk tahap awal, kata Habsi, para Direksi tidak usah berpikir terlalu tinggi atau bahkan ingin mensejajarkan diri dengan direktur perusahaan swasta karena kondisinya akan sangat berbeda, mereka dituntut untuk dapat bekerja efektif karena keterbatasan Perusda selama ini.
“Perusda tidak boleh memakai prinsip ekonomi murni yang harus mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya, melainkan Perusda harus menjadi solusi terhadap perkembangan ekonomi masyarakat,” sambungnya.
Lebih jauh, Habsi Wahid memberikan gambaran secara teknis tentang peluang Perusda akan dapat mengelola sejumlah fasilitas yang dimiliki Daerah seperti lima Bus angkutan yang akan diserahkan ke Perusda, maupun Kapal laut bantuan Pemerintah lewat Dirjen Kementerian yang juga berpotensi dikelola.
Jika perusda Mamuju tidak dilengkapi dengan fasilitas dan permodalan yang memadai maka kata Habsi, tidak boleh memberikan espektasi berlebihan.
“olehnya Eksekutif dan legislatif harus dapat bersinergi untuk memikirkan hal tersebut.” terang Habsi.
Sementara Direktur Utama Perusda Mamuju Abd. Gafur, berjanji akan memberikan pengabdian yang terbaik selama 5 tahun masa jabatannya.
“Jajaran Direksi harus bisa segera menyesuaikan diri untuk mengimbangi kemajuan Mamuju yang terus bergerak Maju, dan segera berupaya melakukan inovasi agar perusda perlahan dapat menghadirkan manfaat bagi pemerintah dan masyarakat.” ujar Abdul Gafur. (LS/*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here