Tuntaskan Buta Aksara di Mamasa, Mendikbud Gandeng Tokoh Agama Sebagai Pengawas

1
Foto (Leo/MdB); Orientasi Teknis (Ortek) Uji Coba Model Penyelenggaraan Pendidikan Keaksaraan Dasar melalui pelibatan tokoh agama.
LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar Orientasi Teknis (Ortek) Uji Coba Model Penyelenggaraan Pendidikan Keaksaraan Dasar melalui pelibatan tokoh agama, kamis 19 september 2019, di Kampus SPNF-SKB Mamasa.
Uji coba ini merupakan upaya pemerintah dalam penuntasan buta aksara di Kabupaten Mamasa lewat Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BP-PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Sulawesi Barat yang bekerjasama dengan Satuan Pendidikan Non Formal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Mamasa.
Kegiatan dibuka oleh Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidian Non Formal (PNF) Dikbud. Kabupaten Mamasa, Rusli. Pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan uji coba model penyelenggaraan yang melibatkan rohaniawan atau pendeta sebagai pengawas.
Uji coba akan dilaksanakan di tiga lembaga, yaitu; SKB Mamasa, PKBM Anugerah Tawalian dan PKBM Harapanku yang dijadikan sebagai kelompok eksperimen serta melibatkan minimal 2 (dua) pendeta sebagai tutor dan pengawas.
Hasil dari kelompok eksperimen nantinya akan dibandingkan dengan kolompok kontrol yang tidak melibatkan pendeta dan tidak mendapat intervensi dari pemerintah. Penyelenggaraannya normal seperti yang selama ini diselenggarakan dengan tutor dari PKBM sendiri dan melibatkan pengawas dari Dinas, Kementerian atau inspektorat.
“Diakhir akan dibandingkan hasil kelompok eksperimen dan kelompok kontrol mana yang lebih bagus penyelenggaraannya yang melibatkan pendeta dengan yang tidak melibatkan pendeta.” terang Harianto Baharuddin, Pamong Belajar BP PAUD dan Dikmas Provinsi Sulbar.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala SKB Kabupaten Mamasa Musrah Mula bersama sejumlah rohaniawan atau pendeta yang menjadi tutor dan pengawas uji coba model penyelenggaraan pendidikan keaksaraan dasar. (LS/Leo/MdB).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here