Desa Balla Cegah Stunting Dengan Gerakan Tanam Sayur Bersama di Mamasa

1
Foto (Leo/MdB); Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda, saat menyerahkan bibit sayur & jagung dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa.
LENSASULAWESI.ID, MAMASA – Setelah sukses menghelat Jambore PAR, kali ini Desa Balla Satanetean kabupaten mamasa menggelar Kemah Rohani pemuda dan remaja. Rencananya kemah rohani tersebut dimulai 28 Agustus hingga 1 September 2019, di Bumi Perkemahan, Desa Balla Satanetean Kabupaten Mamasa.
Kepala Desa Balla Satanetean, Yusuf Rahmat mengatakan, kemah rohani ini merupakan kegiatan Pemerintah Desa (Pemdes) Balla Satanetean pada bidang pemberdayaan, bekerja sama dengan Karang Taruna Sikamase Desa Balla Satanetean, PPGTM Klasis Balko dan Tim EE 4G BPMS GTM.
Selain diisi oleh Tim EE 4G training Evangelism Exploision for Generation, kegiatan Desa Balla ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi pencegahan stunting oleh tim Nusantara Sehat serta gerakan tanam sayur dan jagung bersama.
Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya.
Kemah Rohani ini dibuka, rabu (28/8), oleh Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda, sekaligus menyerahkan bibit sayur dan jagung dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa.
Pemerintah bersama masyarakat desa Balla Satanetean berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan tersebut yang ditandai dengan penandatanganan bersama baliho gerakan tanam sayur dan jagung dalam upaya pencegahan stunting.
Dengan menghadirkan tim dari Manado, Makassar dan Malang serta sejumlah tim lainnya dari berbagai daerah, kemah rohani ini diikuti 168 peserta dari 12 organisasi kepemudaan yakni PPGTM Jemaat Kalvari Rantesepang, PPGTM Jemaat Imanuel Minanga, PPGTM Jemaat Pniel Ambabang, PPGTM Jemaat Bukit Sion Peu’, PPGTM Jemaat Betel Ranteliang, PPGTM Jemaat Baltum, PPGTM Jemaat Elim Batarirak, PPGTM Jemaat Maranatha Balla Kalua, PPGTM Jemaat Ebenheizer Ne’Amba, GPdI Almashi Balla Tangnga, GPdI Batarirak dan Stasi Katolik Balla Kalua’.
Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda mengatakan, pemerintah daerah (Pemda) mamasa sangat mengapresiasi program Desa Balla Satanetean karena dianggap mampu mengintegrasi kegiatan pemerintah dengan organisasi keagamaan yang dampaknya akan sangat positif terhadap masyarakat terutama terhadap kaum millenial.
Pembukaan kegiatan kemah rohani ini juga dihadiri Ketua 1 BPMS GTM, BPD Desa Balla, Sekcam Balla, Tim dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mamasa, Kepala Puskesmas Kecamatan Balla, Tim Nusantara Sehat, Rohanian Desa Balla Satanetean, Tim EE4G GTM, Babinsa Kecamatan Balla. (LS*Leo/MdB)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here