Diduga Akibat Sopir Mengantuk, 4 Nyawa Melayang.

0
Laka Lantas : Mobil Truk yang memuat rotan, Plat DC.8241.AV di Jl. Poros Kalukku.
LENSASULAWESI.ID, MAMUJU – Kecelakaan lalu lintas di Jl. Poros kalukku mengakibatkan 4 orang anak-anak berstatus pelajar meninggal di tempat dan 1 orang terluka parah, minggu sore (14/7), pukul 16.00, dusun tarawe, desa beru-beru, Kecamatan Kalukku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah warga dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kalukku, Amiruddin, yang berada di lokasi kejadian ini mengungkapkan, korban atas nama Muh. Nabil (12 tahun) siswa SD Kampung Baru, Andriawan (14 tahun) siswa SMP Budimulia Kalukku, Risal (14 tahun) siswa SMP 1 kalukku, Mansur S. (12 tahun) siswa SMP 1 Kalukku meninggal dunia, sementara Irfandi (16 tahun) siswa SMP N 1 Kalukku terluka parah.
Korban sempat dilarikan kerumah sakit Puskesmas terdekat di beru-beru, tapi tidak sempat diselamatkan.
Kasat Lantas Polres Mamuju, Edi Sartono, saat dimintai keterangan di lokasi kejadian mengatakan, kronologi kejadiannya bermula saat Irfandi bersama 4 orang temannya tengah bermain game di sebuah kios (ERNI CEL) milik Erni, warga dusun tarawe, tiba-tiba mobil Truk pengangkut rotan dengan Plat DC.8241.AV yang berangkat dari desa keang menuju desa belang-belang menabrak kios milik Erni. Korban tidak sempat melarikan diri karena tengah berbaring sambil main game.
” mobil tersebut dari keang menuju belang-belang, sekitar 50 M dari TKP tiba tiba mobil ini mengambil jalur kanan dan menabrak rumah warga, dan di dalamnya itu ada anak-anak yang lagi main game,(red),” ujar Edi Sartono, kasat lantas polres mamuju.
Lebih jauh Edi Sartono menjelaskan, Petrus Sampe (28 Tahun) yang mengendarai (sopir) truk ini di duga mengatuk dan sempat melarikan diri karena takut diamuk massa, namun berhasil diamankan oleh Satlantas Polres Mamuju di rumah warga dusun salupompong, desa kabuloang dan dibawah ke Polres Mamuju.
Rumah Erni, warga dusun Tarawe, desa beru-beru, ambruk setelah ditabrak Mobil Truk.
” Setelah kami periksa sopirnya diduga mengantuk, pelakunya sempat mengamankan diri karena takut diamuk massa tapi alhamdulillah pelaku suda kami amankan dan sedang diproses di polres mamuju,(red),” tutup Edi Sartono. (red/monas).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here